Hubungan Pelaksanaan Perawatan Metode Kanguru (PMK) Dengan Kejadian Hipotermi Pada Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR)

  • Nurlaila Nurlaila Poltekkes Kemenkes Kaltim

Abstract

Angka kejadian BBLR masih tinggi dan beresiko bayi mengalami hipotermi yang berdampak pada kematian bayi sehingga perlu adanya perawatan yang komprehensif untuk mencegah terjadinya hipotermi pada bayi BBLR. Metode Kanguru merupakan salah satunya metode perawatan yang lebih efektif dan efisien, akan tetapi keberhasilan pelaksanaan PMK dipengaruhi oleh ibu dalam melaksanakan PMK agar bayi tidak mengalami hipotermi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pelaksanaan PMK dengan kejadian hipotermi pada BBLR di RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling sebanyak 30 responden. Analisa univariat dengan distribusi frekuensi   dan analisa bivariat dengan uji statistik ANOVA pada taraf signifikan  α  0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pelaksanaan PMK dengan kejadian hipotermi dilihat dari nilai p value 0,000.   Saran RSUD Kanujoso Djatiwibowo melakukan evaluasi terhadap pelaksanaaan PMK dan melengkapi sarana dan prasarana, perawat memberikan motivasi kepada ibu dan keluarga dalam melaksanakan PMK

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Jul 9, 2017
How to Cite
NURLAILA, Nurlaila. Hubungan Pelaksanaan Perawatan Metode Kanguru (PMK) Dengan Kejadian Hipotermi Pada Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). Husada Mahakam: Jurnal Kesehatan, [S.l.], v. 3, n. 9, p. 466– 473, july 2017. ISSN 2461-0402. Available at: <http://husadamahakam.poltekkes-kaltim.ac.id/ojs/index.php/Home/article/view/25>. Date accessed: 27 may 2020.
Section
Artikel