Pengaruh Pelaksanaan Perawatan Metode Kanguru (PMK) Terhadap Kenaikan Berat Badan pada Bayi Berat Badan Rendah (BBLR)

  • Ni Nyoman Murti Poltekkes Kemenkes Kaltim

Abstract

Angka kematian Neonatal di Indonesia mencapai 47% dan 3,5% disebabkan karena hipotermi. Bayi BBLR sering mengalami hipotermi sehingga perlu adanya perawatan yang komprehensif dan murah melalui perawatan metode kanguru. Pelaksanaan Perawatan Metode Kanguru (PMK) membantu bayi mempertahankan tubuh sehingga mempercepat kenaikan berat badan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan PMK terhadap kenaikan berat badan pada bayi BBLR di RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Metode penelitian menggunakan deskriftif analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel diambil 30 responden  secara accidental sampling. Pengumpulan data  dengan observasi. Teknik analisa  dengan  uji statistik  ANOVA  pada taraf signifikan  α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan kenaikan berat badan bayi BBLR pada ibu yang melaksanakan PMK dengan baik mean 22,31, standar deviasi = 3.568 dan standar error 0,990, sedangkan pada ibu yang melaksanakan PMK tidak baik nilai rata-rata adalah 18,83, standar deviasi 2,963 dan nilai  standar error 0,719. Pelaksanaan PMK sebagian besar tidak baik yaitu 56,7%. ada pengaruh pelaksanaan PMK Terhadap Kenaikan Berat Badan Pada BBLR dengan nilai F hitung 8,539 > F tabel (1, 28) 4,20 dan nilai p value 0,000 < α 0,05.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Jul 9, 2017
How to Cite
MURTI, Ni Nyoman. Pengaruh Pelaksanaan Perawatan Metode Kanguru (PMK) Terhadap Kenaikan Berat Badan pada Bayi Berat Badan Rendah (BBLR). Husada Mahakam: Jurnal Kesehatan, [S.l.], v. 3, n. 7, p. 380 – 387, july 2017. ISSN 2461-0402. Available at: <http://husadamahakam.poltekkes-kaltim.ac.id/ojs/index.php/Home/article/view/44>. Date accessed: 25 sep. 2020.
Section
Artikel