Korelasi Motivasi Diri dan Supervisi Bidan Koordinator Dengan Kepatuhan dalam Melaksanakan Manajemen Terpadu Bayi Muda

  • Faridah Hariyani Poltekkes Kemenkes Kaltim

Abstract

Manajemen terpadu bayi muda merupakan standar tatalaksana bayi usia kurang 2 bulan di fasilitas kesehatan dasar. Salah satu penyebab pelaksanaan MTBM belum sesuai target dan harapan karena ketidakpatuhan petugas dalam melaksanakan MTBM. Motivasi dan supervisi berperan penting dalam meningkatkan kedisiplinan dan produktivitas kerja. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan motivasi diri dan supervisi bidan koordinator dengan kepatuhan bidan dalam melaksanakan MTBM. Studi ini dilakukan dengan desain cross sectional pada 48 bidan pelaksana dan 10 bidan koordinator di lima puskesmas di Kabupaten Penajam Paser Utara. Hasil penelitian dengan uji Chi-Square, Pearson Correlation dan regresi linier menunjukkan perbedaan kepatuhan bidan dalam melaksanakan MTBM berdasarkan motivasi diri dan supervisi bidan koordinator (p<0,05), terdapat korelasi motivasi diri (r=0,602; p<0,001), supervisi bidan koordinator (r=0,867; p<0,001) dengan kepatuhan bidan dalam melaksanakan MTBM. Supervisi bidan koordinator mempunyai pengaruh yang lebih besar terhadap kepatuhan bidan pelaksana dalam melaksanakan MTBM (koef.beta= 0,569)

Published
Jul 9, 2017
How to Cite
HARIYANI, Faridah. Korelasi Motivasi Diri dan Supervisi Bidan Koordinator Dengan Kepatuhan dalam Melaksanakan Manajemen Terpadu Bayi Muda. Husada Mahakam: Jurnal Kesehatan, [S.l.], v. 3, n. 8, p. 407– 415, july 2017. ISSN 2461-0402. Available at: <http://husadamahakam.poltekkes-kaltim.ac.id/ojs/index.php/Home/article/view/34>. Date accessed: 27 jan. 2020.