EFEK HIPNOSIS DALAM MENGURANGI NYERI LUKA AKUT PASCA OPERASI

  • Iwan Samsugito Prodi D3 Keperawatan FK Unmul
  • Muhammad Aminuddin Prodi D3 Keperawatan FK Unmul
  • Rita Puspasari Prodi D3 Keperawatan FK Unmul
  • Dwi Nopriyanto Prodi D3 Keperawatan FK Unmul
Keywords: hipnosis, nyeri akut pasca operasi

Abstract

Latar Belakang: Pasca operasi terjadi luka pada kulit sampai ke otot  sehingga terjadi  rangsangan pada nosireseptor dan menimbulkan nyeri akut akibat luka operasi. Nyeri yang di alami bersifat individual kerena merupakan pengalaman sensorik dan emosional kurang menyenangkan akibat kerusakan jaringan. Hipnoterapi adalah  metode terapi menggunakan sugesti hipnosis, yang membuat orang merasa rileks dan pikiran bawah sadarnya aktif. Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui efek hipnosis dalam mengurangi nyeri  luka akut pasca operasi. Metode: Metode dalam penelitian ini quasi eksperiment dengan rancangan penelitian pre test and post test nonequivalent control group,  terdiri dua kelompok tanpa randomisasi yaitu satu kelompok intervensi  yang dilakukan hipnosis dan kelompok kontrol yang dilakukan perawatan sesuai standar rumah sakit. Pengambilan sampel dengan teknik consecutive sampling dengan sampel masing masing 16 responden. Skala nyeri di ukur  dengan menggunakan   Skala nyeri numerik rating scale (NRS). Analisa univariat  nilai rata-rata dan bivariat menggunakan uji wilcoxon. Hasil:  Kelompok kontrol nilai  p = 0,034, mean pengukuran awal 5,25 dan pengukuran ke dua  5,62.  Pada kelompok kasus  didapat nilai p = 0,000 <   0,05 dengan mean pengukuran awal 6,31  turun menjadi 1,69 ini berarti hipnosis memberi efek mengurani nyeri pada nyeri akut pasca operasi. Kesimpulan: Hipnosis memberikan efek menurunkan tingkat nyeri pada klien yang mengalami nyeri luka akut pasca operasi

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bechert, K., & Abraham, S. E. (2009). Pain Management and Wound Care. Journal of the American College of Certified Wound Specialists, 1(2), 65–71. https://doi.org/10.1016/j.jcws.2008.12.001
Brevik, H., Borchgrevink, P. ., Allen, S. ., Rosselend, L. ., Romundstad, L., HalsBrevik, F. ., Kvartein, G., & Stubhaug, A. (2008). Assessment of pain. British Journal of Anaesthesia, 101(1), 17–24. https://doi.org/10.1017/CBO9780511544835.004
Castarlenas, E., Jensen, M. P., Von Baeyer, C. L., & Miró, J. (2017). Psychometric properties of the numerical rating scale to assess self-reported pain intensity in children and adolescents. Clinical Journal of Pain, 33(4), 376–383. https://doi.org/10.1097/AJP.0000000000000406
Chester, S. J., Stockton, K., De Young, A., Kipping, B., Tyack, Z., Griffin, B., Chester, R. L., & Kimble, R. M. (2016). Effectiveness of medical hypnosis for pain reduction and faster wound healing in pediatric acute burn injury: study protocol for a randomized controlled trial. Trials, 17(1), 1–11. https://doi.org/10.1186/s13063-016-1346-9
Dahlan, M. S. (2008). Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan. Salemba Merdeka.
Derbyshire, S. W. G., Whalley, M. G., & Oakley, D. A. (2009). Fibromyalgia pain and its modulation by hypnotic and non-hypnotic suggestion: An fMRI analysis. European Journal of Pain, 13(5), 542–550. https://doi.org/10.1016/j.ejpain.2008.06.010
Dharma, K. K. (2011). Metodologi Penelitian Keperawatan. Trans Info Media.
Fachri, A. H. (2008). The Real Art Of Hypnosis (Er. Hidayat, Zein.; Normalita (ed.); 1st ed.). GagasMedia.
Feldman, J. B. (2011). Expanding Hypnotic Pain Management to the Affective Dimension of Pain. American Journal of Clinical Hypnosis, 51(3), 235–254. https://doi.org/10.1080/00029157.2009.10401674
Gani, A. H., Setio, L., & Amarta. (2012). Dental Hipnosis. Pohon Cahaya.
Gunawan, A. (2009). Hypnotherapy The Art Of Subconscious Restructuring (3rd ed.). Gramedia.
Haruyama, S. (2013). The Miracle Of Endorphin (1st ed.). Mizan Pustaka.
Hawkes, C. H. (1992). Endorphins: The basis of pleasure? Journal of Neurology Neurosurgery and Psychiatry, 55(4), 247–250. https://doi.org/10.1136/JNNP.55.4.247
Hunter, R. A. (2011). Seni Hipnoterapi (4th ed.). indeks.
Kupers, R., Faymonville, M. E., & Laureys, S. (2005). The cognitive modulation of pain: Hypnosis- and placebo-induced analgesia. Progress in Brain Research, 150, 251–269. https://doi.org/10.1016/S0079-6123(05)50019-0
Lee, J. S., & Pyun, Y. D. (2012). Use of hypnosis in the treatment of pain. Korean Journal of Pain, 25(2), 75–80. https://doi.org/10.3344/kjp.2012.25.2.75
Liossi, C., White, P., & Hatira, P. (2009). A randomized clinical trial of a brief hypnosis intervention to control venepuncture-related pain of paediatric cancer patients. Pain, 142(3), 255–263. https://doi.org/10.1016/j.pain.2009.01.017
Ngatwadi, Mutdasir, & Mulyadi. (2018). Perbedaan Efektifitas Pengaruh Hypnotherapy Dan Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Nyeri Sendi Pada Penderita Arthritis Rheumatoid. Jurnal Ilmu Keperawatan, 6(1), 15–30.
Samsugito, I. (2020). Pengaruh Hipnosis Dalam Mengurangi Nyeri Saat. Jurnal Medika Karya Ilmiah Kesehatan, 5(2).
Setiawan, A. (2010). Komunikasi Dahsyat Dengan Hipnosis. Visimedia.
Subiyanto, P., Sitorus, R., & Sabri, L. (2008). Terapi Hipnosis Terhadap Penurunan Sensasi Nyeri Pascabedah Ortopedi. Jurnal Keperawatan Indonesia, 12(1), 47–52. https://doi.org/10.7454/jki.v12i1.199
Tamsuri, A. (2007). Konsep Dan Penangan Nyeri. EGC.
Tanita, F., Santosa, T. B., Septiawan, D., HS, R., & Sutanto, Y. S. (2019). Efektivitas Hipnoterapi Untuk Mengendalikan Nyeri Pada Pasien Yang Dilakukan Bronkoskopi Di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Smart Medical Journal, 2(1), 32. https://doi.org/10.13057/smj.v2i1.31246
Wong, W., & Hakim, A. (2010). Dahsyatnya Hipnosis (6th ed.). Visimedia.
Published
2022-01-04
How to Cite
Samsugito, I., Aminuddin, M., Puspasari, R., & Nopriyanto, D. (2022). EFEK HIPNOSIS DALAM MENGURANGI NYERI LUKA AKUT PASCA OPERASI. Husada Mahakam: Jurnal Kesehatan, 11(2), 129 - 138. https://doi.org/10.35963/hmjk.v11i2.272