Pengaruh Komunikasi Perawat Dengan Pasien Terhadap Risiko Insiden Keselamatan Pasien di Ruang Rawat Inap Kelas III

  • Tata Maulita Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur
  • Hilda hilda Poltekkes kemenkes kaltim
  • Hesti Prawita Widiastuti Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur

Abstract

Pendahuluan : Komunikasi salah satu standar keselamatan pasien di Rumah Sakit, komunikasi memberikan pengaruh terhadap keselamatan pasien. Penggunaan komunikasi antara perawat dan pasien di ruang rawat inap kelas III RSUD A. W. Sjahranie Samarinda belum sepenuhnya dilakukan  sehingga berisiko menyebabkan terjadinya insiden keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi perawat dengan pasien terhadap risiko insiden keselamatan pasien.

Metode : Jenis penelitian kuantitatif dengan studi analitik dan desain cross sectional. Populasi berjumlah 292 orang terdiri dari 7 unit pelayanan. Sampel sebanyak 58 orang menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner komunikasi dan kuesioner risiko insiden keselamatan pasien yang telah dilakukan uji validitas. Kemudian data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji Chi Square.

Hasil : Didapatkan nilai p = 0,003 yang menunjukan bahwa nilai Ï value < nilai α

= 0,05 artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Nilai OR sebesar 5,455 artinya komunikasi perawat dengan pasien yang kurang baik memiliki risiko 5,455 kali lebih besar terhadap insiden keselamatan pasien yang pernah terjadi.

Kesimpulan : Ada pengaruh komunikasi perawat dengan pasien terhadap risiko insiden keselamatan pasien. Disarankan kepada pihak perawat di Rumah Sakit terus meningkatkan komunikasi dalam memberikan perawatan di ruang rawat inap agar terhindar dari insiden keselamatan pasien.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-06-04
How to Cite
Maulita, T., hilda, H., & Widiastuti, H. (2020). Pengaruh Komunikasi Perawat Dengan Pasien Terhadap Risiko Insiden Keselamatan Pasien di Ruang Rawat Inap Kelas III. Husada Mahakam: Jurnal Kesehatan, 10(1), 45 - 51. https://doi.org/10.35963/hmjk.v10i1.210
Section
Artikel