Hubungan Durasi Rata-Rata Penggunaan Smartphone dengan Kejadian Tenosynovitis De Quervain

  • Sayyid Muhammad Sahil Haikal Program Studi Kedokteran, Universitas Mulawarman
  • Yetty Octavia Hutahaean Laboratorium Ilmu Penyakit Saraf, Fakultas Kedokteran, Universitas Mulawarman
  • Muhammad Khairul Nuryanto Laboratorium Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Mulawarman

Abstract

Latar Belakang. Smartphone merupakan salah satu alat komunikasi yang paling sering digunakan dibanding alat komunikasi lainnya baik oleh kalangan muda maupun kalangan tua. Penggunaan smartphone yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan kesehatan salah satunya ialah Tenosynovitis De Quervain (TDQ).


Tujuan. Mengetahui hubungan durasi rata-rata penggunaan smartphone perhari dengan kejadian TDQ.


Metode. Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah mahasiswa Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman sebanyak 153 responden yang diambil secara consecutive sampling. Data dianalisis dengan menggunakan uji statistik chi-square.


Hasil. 86 % mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman menggunakan smartphone dengan durasi ≥5 jam. 68% mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman memiliki hasil TDQ positif. Hubungan durasi rata-rata penggunaan smartphone dengan kejadian TDQ menunjukkan p=0,000.


Kesimpulan. Terdapat hubungan antara durasi rata-rata penggunaan smartphone dengan kejadian TDQ.


Kata Kunci: durasi penggunaan, smartphone, tenosynovitis, de quervain


 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Jun 4, 2020
How to Cite
HAIKAL, Sayyid Muhammad Sahil; HUTAHAEAN, Yetty Octavia; NURYANTO, Muhammad Khairul. Hubungan Durasi Rata-Rata Penggunaan Smartphone dengan Kejadian Tenosynovitis De Quervain. Husada Mahakam: Jurnal Kesehatan, [S.l.], v. 10, n. 1, p. 37 - 44, june 2020. ISSN 2461-0402. Available at: <http://husadamahakam.poltekkes-kaltim.ac.id/ojs/index.php/Home/article/view/204>. Date accessed: 28 sep. 2020. doi: http://dx.doi.org/10.35963/hmjk.v10i1.204.
Section
Artikel