Analisis Perilaku Penerapan Komunikasi Teraupetik Di Rumah Sakit Jiwa Daerah Atma Husada Samarinda

  • Amiruddin Amiruddin Poltekkes Kemenkes Kaltim
  • Badar Badar Poltekkes Kemenkes Kaltim

Abstract

Pengamatan di ruang perawatan Rumah Sakit Jiwa Daerah Atma Husada Samarinda menunjukkan adanya masalah
ketidakpuasan pasien terhadap pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan di rumah sakit, dalam hal ini
komunikasi terapeutik yang dilakukan oleh perawat kurang optimal. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran
hubungan Pengetahuan Sikap dan Pelatihan Perawat dengan perilaku penerapan Komunikasi Terapeutik di RSJD
Atma Husada Samarinda serta mengetahui faktor yang paling dominan berkontribusi terhadap perilaku penerapan
komunikasi terapeutik. Metode dalam penelitian ini adalah menggunakan penelitian survey deskriptif kuantitatif.
Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan instrument kuisioner dalam bentuk kuisioner tertutup.
Proses seleksi sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik Total Sampling, yaitu suatu cara
pengambilan sampel dengan mengambil seluruh sampel yang tersedia, yaitu sebanyak 99 responden. Data yang
diperoleh melalui penyebaran kuesioner akan diolah dengan analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pertama, ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan perawat dengan
penerapan komunikasi terapeutik berdasarkan hasil uji statistic didapatkan p value = 0,000 dengan menggunakan
alpha 0,05 dengan nilai Prevalence Odds Ratio (POR) 95% CI=8,8 artinya perawat yang mempunyai pengetahuan
yang tinggi berpeluang menerapkan komunikasi terapeutik sebanyak 8,8 kali dibandingkan dengan perawat yang
mempunyai pengetahuan yang rendah. Kedua, ada hubungan antara sikap perawat dengan perilaku penerapan
komunikasi terapeutik karena diperoleh p value = 0,022, dengan menggunakan alpha 0,05. Ketiga, ada hubungan
yang signifikan antara keikutsertaan pelatihan perawat dengan penerapan komunikasi terapeutik dimana hasil uji
statistic didapatkan p value = 0,005 dengan menggunakan alpha 0,05. Hasil analisa regresi logistik berganda
diperoleh bahwa variabel pengetahuan adalah variabel yang paling berhubungan dengan perilaku penerapan
komunikasi terapeutik karena memiliki nilai Exp(B) paling besar yaitu 8,604

Published
Mar 9, 2018
How to Cite
AMIRUDDIN, Amiruddin; BADAR, Badar. Analisis Perilaku Penerapan Komunikasi Teraupetik Di Rumah Sakit Jiwa Daerah Atma Husada Samarinda. Husada Mahakam, [S.l.], v. 1, n. I, p. 185 - 195, mar. 2018. ISSN 2461-0402. Available at: <http://husadamahakam.poltekkes-kaltim.ac.id/ojs/index.php/Home/article/view/129>. Date accessed: 14 dec. 2018.