Studi Deskriptif Faktor Mobilisasi Pasien Bed Rest Dengan Kejadian Pressure Ulcer

  • Diah Setiani Poltekkes Kemenkes Kaltim
  • Indah Nur Imamah Poltekkes Kemenkes Kaltim

Abstract

Adanya pressure ulcer mengganggu proses pemulihan pasien, diikuti komplikasi dengan nyeri dan infeksi
sehingga menambah panjang lama perawatan. Pressure ulcer menimbulkan sebuah ancaman dalam pelayanan
kesehatan karena insidennya semakin hari semakin meningkat (Spilsbury, et al, 2010). Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui faktor rmobilisasi dengan kejadian pressure ulcer di RSUD AWS Samarinda. Metode
penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dengan jumlah responden
11 orang. Variable dalam penelitian ini adalah mobilisasi dan pressure ulcer. Mobilisasi diukur menggunakan
berdasarkan braden scale sedangkan Identifikasi pressure ulcer berdasarkan International NPUAP/EPUAP
Pressure Ulcer Classification System (2014).Hasil penelitian, kriteria usia responden 15-49 tahun dan 50-64
tahun masing masing 4 orang (36,4 %), sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki 7 (63,6 %), dan
sebagian besar responden memiliki masa lama rawat < 7 hari sebanyak 81,8%, sebagian besar responden 7 (63,6
%) faktor mobilitas pasien adalah imobilasasi total. 4 orang (36,4) responden memiliki derajat 2 : partial
thickness skin loss pada pressure ulcer

Published
Mar 9, 2018
How to Cite
SETIANI, Diah; IMAMAH, Indah Nur. Studi Deskriptif Faktor Mobilisasi Pasien Bed Rest Dengan Kejadian Pressure Ulcer. Husada Mahakam, [S.l.], v. 1, n. I, p. 146 - 153, mar. 2018. ISSN 2461-0402. Available at: <http://husadamahakam.poltekkes-kaltim.ac.id/ojs/index.php/Home/article/view/125>. Date accessed: 19 sep. 2018.