Hubungan Perawatan Diri Dengan Resiko Kaki Diabetik Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2

  • Tini Tini Poltekkes Kemenkes Kaltim
  • Nilam Noorma Poltekkes Kemenkes Kaltim
  • Rizky Setiadi Poltekkes Kemenkes Kaltim

Abstract

Adanya perilaku kepatidakpatuhan pasien diabetes melitus dalam melakukan perawatan diri dapat memperburuk
status kesehatannya dan memicu terjadinya komplikasi, salah satunya kaki diabetik. Pasien DM tipe 2 memiliki
resiko 15% terjadinya ulkus kaki diabetik pada masa hidupnya dan 70% beresiko mengalami kekambuhan
kembali dalam 5 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara perawatan diri dengan
resiko kaki diabetik pada pasien diabetes melitus tipe 2.
Jenis penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Responden berjumlah 68 orang yang
diambil secara purposive sampling. Perawatan diri diukur dengan mengguakan kuesioner Summary of Diabetes
Melitus Self Care Activies (SDSCA) sedangkan resiko kaki diabetik diambil melalui pemeriksaan skrining
resiko kaki diabetik dengan Screening Tools Inlow’s 60 second diabetic foot dari Canadian Association of
Wound Care.
Hasil analisis dengan pearson menunjukkan ada hubungan antara perawatan diri dengan resiko kaki diabetik (p
value 0,032) dengan nilai korelasi -0,26. Oleh karena itu diharapkan perawat sebagai edukator dan motivator
dapat meningkatkan dan memberdayakan pasien dan keluarga dalam meningkatkan kegiatan perawatan diri
guna mencegah terjadinya resiko kaki diabetik.

Published
Mar 9, 2018
How to Cite
TINI, Tini; NOORMA, Nilam; SETIADI, Rizky. Hubungan Perawatan Diri Dengan Resiko Kaki Diabetik Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Husada Mahakam, [S.l.], v. 1, n. I, p. 117 - 124, mar. 2018. ISSN 2461-0402. Available at: <http://husadamahakam.poltekkes-kaltim.ac.id/ojs/index.php/Home/article/view/122>. Date accessed: 26 apr. 2018.