Hubungan Perilaku Berciuman Dan Penyalahgunaan Napza Dengan Seksual Pranikah Remaja Di Kota Samarinda (Analisis Lanjut Data Survey Terpadu Biologis Dan Perilaku)

  • Rizky Setiadi Poltekkes Kemenkes Kaltim
  • Gajali Rahman Poltekkes Kemenkes Kaltim

Abstract

Masa remaja merupakan suatu fase perkembangan yang dinamis dalam kehidupan seorang individu. Masa ini
merupakan masa transisi dimana individu mengalami peralihan dari masa anak-anak menuju dewasa yang
ditandai dengan percepatan perkembangan fisik, mental, emosional dan sosial yang berlangsung pada dekade
kedua masa kehidupannya. Perubahan yang sangat cepat cenderung dapat menyebabkan masalah-masalah
terkait kepribadian, seksual dan sosial remaja yang dapat berdampak pada kesehatan. Masalah kesehatan utama
pada remaja dewasa ini antara lain terkait dengan penyalahgunaan napza dan peningkatan perilaku seksual
beresiko. Penelitian ini ingin mengetahui hubungan antara perilaku berciuman dan penyalahgunaan NAPZA
dengan hubungan seksual pranikah. Metode penelitian adalah analisis observasional dengan pendekatan potong
lintang. Data yang digunakan merupakan data Survei Terpadu Biologis dan Perilaku tahun 2013 dengan jumlah
responden sebanyak 569 remaja di kota Samarinda. Secara statistik terdapat hubungan antara perilaku
berciuman (p: 0,0001, OR: 39,24) dan penyalahgunaan NAPZA (p: 0,059; OR: 8,6). Diharapkan upaya dari
semua pihak yang terkait untuk mengatasi perilaku hubungan seksual pranikah di kalangan remaja.

Published
Mar 8, 2018
How to Cite
SETIADI, Rizky; RAHMAN, Gajali. Hubungan Perilaku Berciuman Dan Penyalahgunaan Napza Dengan Seksual Pranikah Remaja Di Kota Samarinda (Analisis Lanjut Data Survey Terpadu Biologis Dan Perilaku). Husada Mahakam, [S.l.], v. 1, n. I, p. 88 - 97, mar. 2018. ISSN 2461-0402. Available at: <http://husadamahakam.poltekkes-kaltim.ac.id/ojs/index.php/Home/article/view/119>. Date accessed: 19 sep. 2018.